Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Jadwal kegiatan BBJ (bulan berkunjung ke jember) 2015
Jadwal Kegiatan BBJ 2015
"Jember untuk Dunia"
#25 Juli 2015 |19.00
- Launching Alun-alun Jember
Dimeriahkan oleh Budi Doremi, Citra Scholastika, Cita Citata, Wandra, Suliana
#26 Juli 2015 | 06.00
-Jember 100 Km and Funbike
Start/Finish: Alun-alun Jember
Kelas 100 Km
Kelas 25 Km
#1–2 Agustus 2015 | 07.00
- Jember Adventure Trail (JERAT)
Start/Finish: Alun-alun Jember
#1–2 Agustus 2015
- Drag Bike Jl. Gajah Mada (Depan BCA)
#8 Agustus 2015 | 10.00
- Gerak Jalan Tanggul-Jember Tradisional
(TAJEMTRA)
Start : Alun-alun Tanggul
Finish : Alun-alun Jember
#15-16 Agustus 2015
- Downhill Seri Nasional Rembangan
#15 Agustus 2015
- Jambore Motor Besar Balai Serbaguna GOR Kaliwates
#16 Agustus 2015
- Jambore Motor Kecil Balai Serbaguna GOR Kaliwates
#23-24 Agustus 2015
- Airshow Watu Ulo dan Papuma
- Paramotor
- Gantole/trike
#23-24 Agustus 2015
Jember Beach Game Watu Ulo
- Tarik Tambang
- Bentik/patil lele
- Festival Layang-layang hias
#24-25 Agustus 2015
- WACI Alun-alun Jember
#26-30 Agustus 2015
- JFC Alun-alun Jember
#24-30 Agustus 2015
- Pameran Batu Akik - Pameran Origami Di Alun-alun Jember.
⌣̊┈̥-̶̯͡»̶̥·̵̭̌·̵̭̌✽̤̥̈̊ Selamat Menikmati ✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌»̶̥┈̥-̶̯͡⌣
"Jember untuk Dunia"
#25 Juli 2015 |19.00
- Launching Alun-alun Jember
Dimeriahkan oleh Budi Doremi, Citra Scholastika, Cita Citata, Wandra, Suliana
#26 Juli 2015 | 06.00
-Jember 100 Km and Funbike
Start/Finish: Alun-alun Jember
Kelas 100 Km
Kelas 25 Km
#1–2 Agustus 2015 | 07.00
- Jember Adventure Trail (JERAT)
Start/Finish: Alun-alun Jember
#1–2 Agustus 2015
- Drag Bike Jl. Gajah Mada (Depan BCA)
#8 Agustus 2015 | 10.00
- Gerak Jalan Tanggul-Jember Tradisional
(TAJEMTRA)
Start : Alun-alun Tanggul
Finish : Alun-alun Jember
#15-16 Agustus 2015
- Downhill Seri Nasional Rembangan
#15 Agustus 2015
- Jambore Motor Besar Balai Serbaguna GOR Kaliwates
#16 Agustus 2015
- Jambore Motor Kecil Balai Serbaguna GOR Kaliwates
#23-24 Agustus 2015
- Airshow Watu Ulo dan Papuma
- Paramotor
- Gantole/trike
#23-24 Agustus 2015
Jember Beach Game Watu Ulo
- Tarik Tambang
- Bentik/patil lele
- Festival Layang-layang hias
#24-25 Agustus 2015
- WACI Alun-alun Jember
#26-30 Agustus 2015
- JFC Alun-alun Jember
#24-30 Agustus 2015
- Pameran Batu Akik - Pameran Origami Di Alun-alun Jember.
⌣̊┈̥-̶̯͡»̶̥·̵̭̌·̵̭̌✽̤̥̈̊ Selamat Menikmati ✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌»̶̥┈̥-̶̯͡⌣
Valentine (di malang beli coklat dapat kondom)
Merdeka.com - Bagi sebagian orang menganggap Februari merupakan bulan spesial, terlebih bagi mereka yang memiliki orang terkasih. Pasalnya, tanggal 14 Februari setiap tahunnya selalu diperingati sebagai Valentine Day atau hari kasih sayang.
Nah, di Malang, Jawa Timur, menjelang Valentine diramaikan dengan promo beli cokelat dua bungkus berhadiah kondom satu kotak.
Di dalam foto yang beredar luas, cemilan cokelat dan kondom dibungkus plastik dan diikat pita merah muda. Secara tampilan memang sangat menggoda. Bagaimana tidak, dua warna khas Valentine yaitu merah muda dan cokelat dipadukan.
Hal ini lantas mengundang perhatian masyarakat luas. Orang Indonesia yang mayoritas masih memegang budaya ketimuran, menilai perilaku market dalam menjual barang seperti itu tabu atau tidak pantas.
Berikut kehebohan cokelat Valentine berhadiah kondom yang beredar di Malang:
1.Cokelat dan kondom dikemas dan diikat pita merah muda
Beli cokelat gratis kondom pertama kali diketahui ketika netizen memfoto dan mengupload gambar tersebut ke sosial media, hingga memancing komentar. Pengunggah mengungkapkan kalau paket tersebut berada di sekitar Kota Malang.
"RED ALERT!! Coklat+kondom dibagikan gratis di Malang. Kemungkinan juga di daerah lain atau dijual di supermarket2. Waspadalah.... waspadalah!," tulis akun Bejo Paijo, Rabu (4/2).
"Klo ada pembagian gratis segera gerakkan rekan2 ikhwah utk ikut mendapatkannya sebanyak mungkin. Kita minimalisir penyebarannya. Semoga Allah melimpahkan hidayah pada putra-putri negeri ini," lanjutnya.
2.MUI rapat sikapi cokelat gratis kondom
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang sangat menyesalkan atas adanya kabar beli cokelat gratis kondom, dan siap menggelar rapat untuk menindaklanjutinya. Intinya setiap laporan akan ditindaklanjuti.
"Nanti pukul 04.00 WIB akan kita rapatkan bersama Ketua MUI dan jajarannya. Kalau memang nanti dibutuhkan akan kita keluarkan imbauan tersebut," kata Mufid Mahardika Rudianto, Staf MUI Kota Malang, Kamis (4/1/20015).
Mufid mengungkapkan bahwa MUI memang tidak bisa bersikap tanpa pengaduan dari masyarakat. Setelah ada pengaduan baru akan menindaklanjutinya.
3.Ditemukan paket cokelat berpita tapi tanpa kondom
Menyusuri beberapa minimarket di kota dingin tersebut, tidak menemukan paket yang persis dengan yang tersebar di dunia maya.
Sebuah minimarket di Jalan Semeru, Malang hanya menampilkan silverqueen bertumpuk membentuk bangun segitiga. Lubang segitiganya dimasuki setangkai bunga berlabel valentine. Dari rak tersebut disusun secara berjajar dengan dua bunga di sisi kanan dan kiri.
"Dijual terpisah mas, silverqueennya Rp 20 ribu dan bunganya Rp 11 ribu. Silakan mas untuk orang terkasihnya," kata kasir, Kamis (5/2).
Namun paket nyaris persis ditemukan di minimarket dengan franchise sama di Kayutangan. Ditemukan paket cokelat berpita di minimarket tersebut. Paket itu bertumpukan di depan kasir dekat dengan lemari minuman dingin. Dua silverqueen berpita tetapi tanpa kondom. Juga tersedia yang hanya satu batang silverqueen, juga disertai pita.
4.Kondom Fiesta bantah buat promo beli cokelat gratis kondom
Perusahaan yang memasarkan kondom Fiesta di Indonesia membantah jika telah membuat kampanye dengan produsen cokelat membagikan kondom gratis.
"Kondom Fiesta selaku produk dari DKT Indonesia ingin memberikan penjelasan terhadap berita yang beredar saat ini di media sosial tentang promosi paket valentine berupa dua buah coklat dengan satu bungkus kondom Fiesta. Berita tersebut tidak benar, tidak pernah diadakan sebuah kerjasama atau promosi dalam bentuk apapun di Indonesia antara produk Fiesta dengan produsen coklat," isi keterangan pers yang diterima merdeka.com, Kamis (5/2).
Karena kasus ini, Internet Indonesia bisa mati
Indar Atmanto adalah mantan Dirut IM2, yang Juli kemarin ditolak kasasinya di MA. Sekarang ia tengah menjalani vonisnya sampai 8 tahun ke depan di penjara.Ia dinyatakan bersalah oleh Tipikor karena ia menyewa bandwith ke operator 3G pada indosat, tanpa ijin frekuensi. Padahal, sesuai UU telekomunikasi,sebuah ISP (Internet Service Provider) memang tidak perlu adanya ijin frekuensi 3G.Saat ini, begitulah cara kerja 300 lebih ISP di Indonesia. Tidak ada hukum yang dilanggar, apalagi tindak pidana korupsi.Lalu, apa hubungannya dengan kita?Dengan hampir semua ISP Indonesia terancam hukum pidana, Internet di Indonesia terancam harus shutdown/dimatikan karena hampir semuanya bisa dianggap melanggar hukum!Kita semua tahu bagaimana Internet sangat penting bagi masyarakat Indonesia. 71 juta pengguna internet akan terkena dampaknya dan kerugian di industri finansial bisa mencapai 1.5 milyar/menit.Untuk itu saya memulai petisi di bawah ini. Ayo kita selamatkan Internet Indonesia.Onno W. Purbo@onnowpurboTidak ada keharusan sebuah Internet Service Provider (ISP) untuk memiliki ijin frekuensi 3G. Sebuah ISP dapat menyewa, secara sah, bandwidth ke operator 3G tanpa perlu ijin frekuensi 3G.Jadi pola bisnis IM2 maupun 300+ISP lain di Indonesia sesuai dengan UU Telekomunikasi maupun praktek usaha telekomunikasi yang ada. Tidak ada hukum yang di langgar apalagimelakukan tindak pidana korupsi.IM2 hanya sebuah ISP dan menyewa bandwidth secara legal ke Indosat, tidak melakukan tindakan korupsi apapun dan tidakperlu mempunyai ijin frekeunsi 3G.Akibat dari keputusan MA yang tidak sesuai dengan UU / Pola Bisnis Telekomunikasi ini, maka 300+ Pimpinan ISP Indonesia terancam hukum pidana. Yang lebih menyedihkan lagi, Industri /Infrastruktur Internet di Indonesia akan terancam harus shutdown / dimatikan karena sebagian besar melanggar hukum!TUNTUTAN:Dalam petisi ini kami menuntut agar,Kembali ke UU Telekomunikasi.Membenarkan ISP menyewa bandwidth ke operator selular tidak perlu ijin frekuensi.Pemerintah wajib melindungi ISP yang telah memperoleh lisensi dan menjalankan kewajiban dengan baik dan benar.Bebaskan Indar Atmanto dan IM2 dari vonis / tuduhan. Kembalikan nama baik Indar Atmanto dan IM2.Jika ini tidak dipenuhi, maka sebagian besar ISP Indonesia menjadi ilegal dan mereka tidak mungkin beroperasi. Agar tidak melakukan tindakan melawan hukum ISP Indonesia harus menutup usahanya, dan men-shutdown Internet Indonesia.KONSEKUENSI shutdown / penggelapan Internet Indonesia adalah:Terjadi kemacetan transaksi industri finansial Rp. 1.5 milyard /menit (Rp. 90 milyar / jam) - ref. IDX / APJII.71 juta pengguna Internet Indonesia tidak bisa mengakses Internet - ref. APJIITarget 50% bangsa Indonesia mengakses Internet di tahun 2015 tidak akan tercapai - ref WSIS / MDG.Ayo saling bantu gan! tanda tangani petisi dan berbagi sekarang juga!Link:https://www.change.org/p/presiden-ri-sby-berikan-kepastian-hukum-kepada-isp-bebaskan-indar-atmanto
Lima juta anak di Afrika Utara mengalami kekurangan gizi aku
SAHEL (Arrahmah.com) – Operasi bantuan membutuhkan dana mendesak di wilayah Sahel, Afrika utara di mana lima juta anak menghadapi kemungkinan kekurangan gizi akut, ujar badan kemanusiaan PBB, OCHA pada Rabu (30/4/2014).
“Kami menghadapi hambatan pendanaan pada saat yang sangat kritis. Musim tanam hanya beberapa bulan lagi,” ujar Asisten Sekjen PBB Robert Piper.
Tahun ini 20 juta orang di wilayah tersebut menghadapi kekurangan pangan dan lima juta anak menderita kekurangan gizi akut, lapor Al Arabiya.
“Jika operasi kemanusiaan ditunda atau skalanya harus diturunkan, dampak penuh akan terasa dalam beberapa bukan dan keluarga yang paling rentan akan menjadi yang pertama menderita,” lanjut Piper.
Negara-negara Sahel meliputi Chad, Mali dan Niger yang terkurung daratan.
“Akses sering menjadi tantangan dan memberikan bantuan membutuhkan waktu.”
Sejak pertama kali diluncurkan pada bulan Februari, sebuah rencana tiga tahunan untuk Sahel hanya menerima 19 persen dari dana yang dibutuhkan, ujar pernyataan OCHA. (haninmazaya/arrahmah.com)
Sandiwara politik, dibalik naiknya harga BBM
(Arrahmah.com) - Berita kenaikan BBM pekan terakhir ini menghiasi layar kaca dan media masa. Bahkan menjelang pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM, terlihat antrian masyarakat di berbagai SPBU untuk mengisi penuh tangki bahan bakarnya, sehingga ada SPBU yang membatasi jumlah pembelian yaitu kendaraan roda empat hanya bisa membeli premium sebesar Rp 100.000,-.
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang mulai berlaku resmi per 22 Juni 2013. Menurutnya Pemerintah mengambil langkah penyesuaian harga BBM, ini pilihan sulit dan alternatif terakhir. (tempo.co, 21 Juni 2013)
Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik merinci, penyesuaian harga jual eceran harga BBM Subsidi ini dilakukan dengan dasar ketentuan pasal 4,5,6 Peraturan Presiden Nomor 15 tahun 2012 dan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 18 Tahun 2013.
Harga BBM subsidi jenis bensin premium menjadi Rp 6.500 per liter dan solar atau diesel Rp 5.500 per liter. Harga tersebut serentak berlaku di seluruh wilayah Indonesia pada 22 Juni 2013 pukul 00.00 Waktu Indonesia Barat.
Kenaikan BBM ini sungguh menjadi hal yang patut dicermati di tengah kondisi rakyat yang mengalami kesulitan. Sungguh tega pemerintah dalam kondisi seperti ini masih menaikkan harga BBM meskipun penolakan dan penentangan terjadi di masyarakat. Lingkaran Survei Indonesia (LSI) mencatat, 79,21 persen publik menolak kenaikan harga BBM. Sebab, kebijakan tersebut sangat menyentuh urat nadi kehidupan masyarakat. Yang setuju hanya 19,10 persen. Sementara yang tidak menjawab 1,69 persen. Jadi tujuan pemerintah menaikan harga BBM tersebut untuk siapa? Jika untuk rakyat, rakyat yang mana? Faktanya rakyat banyak yang menangis dan menolak kebijakan tersebut.
Melihat hasil survei LSI itu sudah jelas jika masyarakat tidak menginginkan kenaikan ini, dengan kondisi ini membuat rakyat smakin pesimis menghadapi kenyataan yang ada saat ini. Siapa yang diuntungkan dengan kenaikan BBM ini, pengusaha, partai politik, pemerintah? Atau sesuatu yang ghaib?
Sistem Ekonomi Harus Dibenahi
Kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga BBM bersubsidi bukan kali ini saja terjadi. Tahun lalu pun pemerintah melakukan hal yang sama. Sandiwara politik ini setiap tahun terjadi, dan tahun ini dengan dalih kompensasi kenaikan BBM untuk rakyat miskin. Benarkah demikian?
Pada prakteknya tidak demikian, bila dikaji lebih jauh, jangankan subsidi BBM, subsidi pendidikan, subsidi kesehatan, pada dasarnya cenderung lebih banyak dinikmati oleh sebagian masyarakat saja.
Pertanyaannya, bagaimanakah untuk mengakhiri kondisi ini yang cenderung tidak tepat sasaran? Jawabannya yang perlu dilakukan oleh pemerintah untuk mencegah berlanjutnya pemberian subsidi BBM, pendidikan, kesehatan kepada sebagian masyarakat saja, bahkan keberadaan pemerintah bukanlah meniadakan pemberian subsidi, melainkan melakukan koreksi sistematis terhadap sistem perekonomian negeri ini yang timpang.
Seperti menghentikan pemberian subsidi terselubung terhadap sektor yang tidak seharusnya menerima subsidi, yang tidak kalah penting adalah memerangi korupsi. Mengalokasikan anggaran negara yang lebih besar bagi penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, meningkatkan alokasi anggaran untuk membiaya pendidikan dan kesehatan.
Jelaslah, wajar jika masyarakat menolak kenaikan harga BBM, sebab alasan pemerintah bahwa pemberian subsidi BBM cenderung tidak tepat sasaran sama sekali tidak memiliki landasan argumentasi yang kuat dan cenderung bersifat manipulatif.
Beban Utang
Jika dilihat dari segi APBN, membengkaknya defisit dan sangat beratnya beban anggaran negara, pada dasarnya tidak dapat begitu saja dikaitkan dengan membengkaknya subsidi BBM.
Pembengkakan defisit dan sangat beratnya beban APBN terutama dipicu oleh sangat besarnya pengeluaran negara untuk membayar angsuran pokok dan bunga utang dalam dan luar negeri setiap tahunnya. Utang pemerintah hingga akhir Mei 2013 mencapai Rp2.036,54 triliun, naik Rp61,12 triliun dibanding akhir 2012. Cicilan bunga utang yang rencananya akan dibayar tahun ini Rp113,24 triliun.
Dikutip dari data Kementerian Keuangan, cicilan bunga utang Rp113,24 triliun yang akan dibayar tersebut terdiri dari, cicilan bunga utang dalam negeri Rp 80,7 triliun dan cicilan bunga utang luar negeri Rp32,54 triliun (detikfinance, Senin 24/06/2013)
Jadi jelaslah bahwa penyebab beratnya APBN karena utang, subsidi BBM sama sekali tidak dapat dijadikan sebagai kambing hitam membengkaknya defisit APBN. Beban berat anggaran negara terutama disebabkan oleh sangat besarnya subsidi terselubung yang diberikan pemerintah terhadap sektor tertentu dan sangat besarnya beban angsuran pokok dan bunga utang setiap tahunnya.
Pengangguran dan Kemiskinan Makin Meningkat
Kenaikan harga BBM bersubsidi sudah dapat dipastikan akan memicu terjadinya kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok lainnya dan biaya hidup rakyat. Hal itu, suka atau tidak di tengah-tengah jumlah penduduk miskin, dan pengangguran, pasti akan semakin memperberat beban hidup rakyat.
Sementara itu, sebagaimana yang terlihat pada susunan kabinet yang dipenuhi oleh para ekonom pemuja IMF. Apakah ada tanda-tanda para pembuat kebijakan bersunguh-sungguh memiliki tekad untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran?
Alih-alih mengurangi kemiskinan dan pengangguran, pemerintah justru tampak sangat rajin membela kepentingan para kreditor dan investor asing di negeri ini. Teriak rakyat menghadapi kesulitan hidup ditambah dengan kenaikan BBM serta harga sembako menjelang Ramadhan yang terus beranjak naik makin nyaring. Jika dilihat di lapangan, rakyat tak mendapatkan keuntungan apapun, Dengan kata lain bahwa yang berada pada posisi paling susah adalah rakyat.
Islam Menyejahterakan
Jelaslah akar masalah dari kenaikan BBM ini karena diterapkannya sistem ekonomi kapitalis yang menjadikan migas dikuasai oleh swasta dan asing, melalui mekanisme kebebasan kepemilikan. Sistem ini juga membenarkan adanya bursa yang menjadi sarang spekulan.
Mempertahankan sistem kapitalis sama saja dengan melanggengkan permasalahan serta memperpanjang penderitaan dan kesusahan rakyat. Karena itu, sistem kapitalis harus dibuang dan diganti dengan sistem Islam. Sistem Islam menetapkan migas termasuk kepemilikan umum yang dimiliki seluruh rakyat secara bersama dan haram dikuasai oleh swasta. Negara pun tidak berhak memilikinya.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
المُسْلِمُوْنَ شُرَكَاءُ فِي ثَلَاثٍ: فِي اْلمَاءِ وَاْلكَلَإِ وَالنَّارِ. رواه أبو داود وأحمد
“Kaum Muslim berserikat dalam tiga perkara: padang rumput, air dan api” (HR Abu Dawud dan Ahmad).
Negara hanya boleh mengelola daratan, air dan api mewakili rakyat dan hasilnya dikembalikan seluruhnya kepada rakyat. Dengan begitu seluruh dampak positif kenaikan harga akan kembali kepada rakyat. Di samping itu pemenuhan kebutuhan minyak juga dapat dijamin. Untuk mengakhiri masalah-masalah diatas tidak ada jalan lain bagi kita, kecuali kembali kepada syari’ah Islam yang berasal dari Allah Subhanahu Wa Ta’aala yang Maha Sempurna untuk mensejahterakan umat.
Wallahu A’lam Bis-Shawaab.
sumber Arrahmah.com
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang mulai berlaku resmi per 22 Juni 2013. Menurutnya Pemerintah mengambil langkah penyesuaian harga BBM, ini pilihan sulit dan alternatif terakhir. (tempo.co, 21 Juni 2013)
Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik merinci, penyesuaian harga jual eceran harga BBM Subsidi ini dilakukan dengan dasar ketentuan pasal 4,5,6 Peraturan Presiden Nomor 15 tahun 2012 dan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 18 Tahun 2013.
Harga BBM subsidi jenis bensin premium menjadi Rp 6.500 per liter dan solar atau diesel Rp 5.500 per liter. Harga tersebut serentak berlaku di seluruh wilayah Indonesia pada 22 Juni 2013 pukul 00.00 Waktu Indonesia Barat.
Kenaikan BBM ini sungguh menjadi hal yang patut dicermati di tengah kondisi rakyat yang mengalami kesulitan. Sungguh tega pemerintah dalam kondisi seperti ini masih menaikkan harga BBM meskipun penolakan dan penentangan terjadi di masyarakat. Lingkaran Survei Indonesia (LSI) mencatat, 79,21 persen publik menolak kenaikan harga BBM. Sebab, kebijakan tersebut sangat menyentuh urat nadi kehidupan masyarakat. Yang setuju hanya 19,10 persen. Sementara yang tidak menjawab 1,69 persen. Jadi tujuan pemerintah menaikan harga BBM tersebut untuk siapa? Jika untuk rakyat, rakyat yang mana? Faktanya rakyat banyak yang menangis dan menolak kebijakan tersebut.
Melihat hasil survei LSI itu sudah jelas jika masyarakat tidak menginginkan kenaikan ini, dengan kondisi ini membuat rakyat smakin pesimis menghadapi kenyataan yang ada saat ini. Siapa yang diuntungkan dengan kenaikan BBM ini, pengusaha, partai politik, pemerintah? Atau sesuatu yang ghaib?
Sistem Ekonomi Harus Dibenahi
Kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga BBM bersubsidi bukan kali ini saja terjadi. Tahun lalu pun pemerintah melakukan hal yang sama. Sandiwara politik ini setiap tahun terjadi, dan tahun ini dengan dalih kompensasi kenaikan BBM untuk rakyat miskin. Benarkah demikian?
Pada prakteknya tidak demikian, bila dikaji lebih jauh, jangankan subsidi BBM, subsidi pendidikan, subsidi kesehatan, pada dasarnya cenderung lebih banyak dinikmati oleh sebagian masyarakat saja.
Pertanyaannya, bagaimanakah untuk mengakhiri kondisi ini yang cenderung tidak tepat sasaran? Jawabannya yang perlu dilakukan oleh pemerintah untuk mencegah berlanjutnya pemberian subsidi BBM, pendidikan, kesehatan kepada sebagian masyarakat saja, bahkan keberadaan pemerintah bukanlah meniadakan pemberian subsidi, melainkan melakukan koreksi sistematis terhadap sistem perekonomian negeri ini yang timpang.
Seperti menghentikan pemberian subsidi terselubung terhadap sektor yang tidak seharusnya menerima subsidi, yang tidak kalah penting adalah memerangi korupsi. Mengalokasikan anggaran negara yang lebih besar bagi penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, meningkatkan alokasi anggaran untuk membiaya pendidikan dan kesehatan.
Jelaslah, wajar jika masyarakat menolak kenaikan harga BBM, sebab alasan pemerintah bahwa pemberian subsidi BBM cenderung tidak tepat sasaran sama sekali tidak memiliki landasan argumentasi yang kuat dan cenderung bersifat manipulatif.
Beban Utang
Jika dilihat dari segi APBN, membengkaknya defisit dan sangat beratnya beban anggaran negara, pada dasarnya tidak dapat begitu saja dikaitkan dengan membengkaknya subsidi BBM.
Pembengkakan defisit dan sangat beratnya beban APBN terutama dipicu oleh sangat besarnya pengeluaran negara untuk membayar angsuran pokok dan bunga utang dalam dan luar negeri setiap tahunnya. Utang pemerintah hingga akhir Mei 2013 mencapai Rp2.036,54 triliun, naik Rp61,12 triliun dibanding akhir 2012. Cicilan bunga utang yang rencananya akan dibayar tahun ini Rp113,24 triliun.
Dikutip dari data Kementerian Keuangan, cicilan bunga utang Rp113,24 triliun yang akan dibayar tersebut terdiri dari, cicilan bunga utang dalam negeri Rp 80,7 triliun dan cicilan bunga utang luar negeri Rp32,54 triliun (detikfinance, Senin 24/06/2013)
Jadi jelaslah bahwa penyebab beratnya APBN karena utang, subsidi BBM sama sekali tidak dapat dijadikan sebagai kambing hitam membengkaknya defisit APBN. Beban berat anggaran negara terutama disebabkan oleh sangat besarnya subsidi terselubung yang diberikan pemerintah terhadap sektor tertentu dan sangat besarnya beban angsuran pokok dan bunga utang setiap tahunnya.
Pengangguran dan Kemiskinan Makin Meningkat
Kenaikan harga BBM bersubsidi sudah dapat dipastikan akan memicu terjadinya kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok lainnya dan biaya hidup rakyat. Hal itu, suka atau tidak di tengah-tengah jumlah penduduk miskin, dan pengangguran, pasti akan semakin memperberat beban hidup rakyat.
Sementara itu, sebagaimana yang terlihat pada susunan kabinet yang dipenuhi oleh para ekonom pemuja IMF. Apakah ada tanda-tanda para pembuat kebijakan bersunguh-sungguh memiliki tekad untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran?
Alih-alih mengurangi kemiskinan dan pengangguran, pemerintah justru tampak sangat rajin membela kepentingan para kreditor dan investor asing di negeri ini. Teriak rakyat menghadapi kesulitan hidup ditambah dengan kenaikan BBM serta harga sembako menjelang Ramadhan yang terus beranjak naik makin nyaring. Jika dilihat di lapangan, rakyat tak mendapatkan keuntungan apapun, Dengan kata lain bahwa yang berada pada posisi paling susah adalah rakyat.
Islam Menyejahterakan
Jelaslah akar masalah dari kenaikan BBM ini karena diterapkannya sistem ekonomi kapitalis yang menjadikan migas dikuasai oleh swasta dan asing, melalui mekanisme kebebasan kepemilikan. Sistem ini juga membenarkan adanya bursa yang menjadi sarang spekulan.
Mempertahankan sistem kapitalis sama saja dengan melanggengkan permasalahan serta memperpanjang penderitaan dan kesusahan rakyat. Karena itu, sistem kapitalis harus dibuang dan diganti dengan sistem Islam. Sistem Islam menetapkan migas termasuk kepemilikan umum yang dimiliki seluruh rakyat secara bersama dan haram dikuasai oleh swasta. Negara pun tidak berhak memilikinya.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
المُسْلِمُوْنَ شُرَكَاءُ فِي ثَلَاثٍ: فِي اْلمَاءِ وَاْلكَلَإِ وَالنَّارِ. رواه أبو داود وأحمد
“Kaum Muslim berserikat dalam tiga perkara: padang rumput, air dan api” (HR Abu Dawud dan Ahmad).
Negara hanya boleh mengelola daratan, air dan api mewakili rakyat dan hasilnya dikembalikan seluruhnya kepada rakyat. Dengan begitu seluruh dampak positif kenaikan harga akan kembali kepada rakyat. Di samping itu pemenuhan kebutuhan minyak juga dapat dijamin. Untuk mengakhiri masalah-masalah diatas tidak ada jalan lain bagi kita, kecuali kembali kepada syari’ah Islam yang berasal dari Allah Subhanahu Wa Ta’aala yang Maha Sempurna untuk mensejahterakan umat.
Wallahu A’lam Bis-Shawaab.
sumber Arrahmah.com
Massa Buruh Tinggalkan Sampah!!!, Jokowi : Mesti nya yang Demo Nyapu Jalan

Unjuk rasa massa buruh di
Jakarta yang menyisakan
rusaknya taman dan ceceran sampah sisa makanan membuat
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, gusar. Dia pun mengingatkan
pengunjuk untuk membantu menjaga kebersihan kota, bahka ikut
menyapu jalan dan menanam kembali tanaman yang rusak.
"Ya mestinya yang demo itu nyapu jalan-jalan yang kotor itu dan menanam tanaman yang rusak. Ya harus gitu!" ujar Jokowi di Balaikota.
"Mosok saya yang bagian nyapu," sambungnya dalam nada canda.
Jokowi mengakui dirinya tidak menemui massa buruh pengunjuk rasa, Dia berharap Hari Buruh tahun mendatang tidak lagi
diperingati dengan unjuk rasa sebab menggangu aktifitas masyarakat lainnya juga.
"Hari buruh itu sebaiknya nggak usah demo, ya kan? Karena
memacetkan lalu-lintas, mengganggu masyarakat yang lain.
Menyampaikan aspirasinya tidak harus lewat demo," kata Jokowi.
Taman kota rusak akibat banyaknya buruh yang menginjak-injak taman di tengah jalan tersebut. Taman yang baru diperbaiki sebulan lalu itu rusak.
Di taman itu tampak rumput-rumput hijau yang sudah terlepas dan tinggal menyisakan tanah berwarna coklat. Selain itu, sampah juga berserakan di taman tersebut.
Bukan hanya itu, taman yang dipercantik karena instruksi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo itu rusak akibat banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas taman itu. Buruh yang ingin beristirahat untuk makan dan minum juga duduk-duduk di taman tersebut.
Bukan hanya rusak, taman tersebut juga tercemar dengan banyaknya buruh yang buang air kecil di pohon-pohon taman. Bau tak sedap pun tercium dari taman itu. Saat ini taman tersebut sudah tak berbentuk layaknya sebagai taman lagi.
Taman tersebut dibuat untuk menambah ruang hijau di Jakarta. Selain itu, taman tersebut berfungsi untuk memperindah kota. Pada pertengahan Februari lalu, Jokowi mengecek langsung pembuatan taman tersebut.
Sumber : Kaskus
rusaknya taman dan ceceran sampah sisa makanan membuat
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, gusar. Dia pun mengingatkan
pengunjuk untuk membantu menjaga kebersihan kota, bahka ikut
menyapu jalan dan menanam kembali tanaman yang rusak.
"Ya mestinya yang demo itu nyapu jalan-jalan yang kotor itu dan menanam tanaman yang rusak. Ya harus gitu!" ujar Jokowi di Balaikota.
"Mosok saya yang bagian nyapu," sambungnya dalam nada canda.
Jokowi mengakui dirinya tidak menemui massa buruh pengunjuk rasa, Dia berharap Hari Buruh tahun mendatang tidak lagi
diperingati dengan unjuk rasa sebab menggangu aktifitas masyarakat lainnya juga.
"Hari buruh itu sebaiknya nggak usah demo, ya kan? Karena
memacetkan lalu-lintas, mengganggu masyarakat yang lain.
Menyampaikan aspirasinya tidak harus lewat demo," kata Jokowi.
Taman kota rusak akibat banyaknya buruh yang menginjak-injak taman di tengah jalan tersebut. Taman yang baru diperbaiki sebulan lalu itu rusak.
Di taman itu tampak rumput-rumput hijau yang sudah terlepas dan tinggal menyisakan tanah berwarna coklat. Selain itu, sampah juga berserakan di taman tersebut.
Bukan hanya itu, taman yang dipercantik karena instruksi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo itu rusak akibat banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas taman itu. Buruh yang ingin beristirahat untuk makan dan minum juga duduk-duduk di taman tersebut.
Bukan hanya rusak, taman tersebut juga tercemar dengan banyaknya buruh yang buang air kecil di pohon-pohon taman. Bau tak sedap pun tercium dari taman itu. Saat ini taman tersebut sudah tak berbentuk layaknya sebagai taman lagi.
Taman tersebut dibuat untuk menambah ruang hijau di Jakarta. Selain itu, taman tersebut berfungsi untuk memperindah kota. Pada pertengahan Februari lalu, Jokowi mengecek langsung pembuatan taman tersebut.
Sumber : Kaskus
LEBAY, UNAS DIJAGA KETAT SEPERTI PENGAMANAN TERORIS SAJA
"Dinas pendidikan sudah koordinasi dengan kepolisian dalam jajaran polres dan polsek setempat. Jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan di sekolah tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Jakarta, Jumat (12/04) seperti dikutip Liputan6.
Mengenai proses pengamanan tersebut, Rikwanto mengatakan akan dimulai dari gudang tempat soal-soal tersebut disimpan oleh Dinas Pendidikan.
"Juga dikawal dalam perjalanan dan sampai di sekolah. Di sekolah, petugas hanya akan mengawasi dari sekitar sekolah," jelasnya.
Mengenai penindakan terhadap kasus-kasus kecurangan, jika ditemukan saat UN, Rikwanto mengatakan akan diselidiki terlebih dahulu bentuk dan proses terjadi pelanggarannya.
Berlebihan
Penjagaan UN oleh pihak kepolisian selama dua tahun terakhir sudah dianggap berlebihan. Bahkan dua tahun lalu Densus 88 ikut-ikutan diminta mengamankan ujian nasional.
Hal ini pernah disinggung Anggota Komisi X DPR, Rohmani dari Fraksi PKS.
"Hal tersebut merupakan tindakan berlebihan," kata legislator dari Fraksi PKS yang membidangi masalah pendidikan itu di Jakarta tahun lalu, seperti diberitakan laman Joglosemar.
Menurut Rohmani, keterlibatan polisi dalam pelaksanaan UN akan mengganggu kenyamanan anak didik dalam menyelesaikan soal-soal.
Hal itu juga akan merusak mental anak-anak. "Ada persepsi kuat bila anak-anak didik itu pelaku kejahatan yang harus dijaga oleh polisi," kata Rohmani.










