468x60 Ads

Ahli gigi surabaya

modus baru penjamretan (hati-hati)


Setelah begal, polisi kembali dibuat pusing dengan ulah bandit jalanan yang melakukan aksi penjambretan di wilayah Depok dengan sasaran kaum hawa (wanita). Konyolnya, pelaku yang menebar teror kali ini punya gaya berbeda dari kebanyakan pelaku jalanan lainnya.

Kasus yang ditemukan VIVA.co.id, pelaku
jambret jalanan yang belakangan kerap membuat resah itu tidak lagi menampakkan
kegarangan ataupun kesan galak, ini justru
sebaliknya.

Pelaku yang diketahui memiliki ciri-ciri kulit
hitam, rambut ikal, dan mempunyai tato di
leher itu akan menebar senyum sesaat sebelum mengerjai korbannya. Tak heran, jika pelaku kini memiliki julukan jambret ramah.

Kasus teranyar dialami RM, wanita 25 tahun yang saat itu tengah berjalan di kawasan Siliwangi, Pancoran Mas Depok. RM, menjadi korban perampasan kalung emas yang dilakukan seorang pria pengendara motor.

Kejadian ini berawal ketika korban akan mengambil uang di ATM Bank Mandiri depan salon Griya Cantik, Jalan Siliwangi, Depok, Selasa 3 Maret 2015. Sebelum merampas perhiasan korban, modus pelaku ialah berpura-pura akan menabrak. Setelah jaraknya dekat dengan korbannya, pelaku kemudian merampas barang berharga milik korban.

Namun sebelum dieksekusi, pelaku sempat
menebar senyum. Aksi pria ini terbilang beda, karena selain gayanya yang nyeleneh, ia juga nekat tidak mengenakan penutup wajah, sehingga mudah diingat korbannya.

Data kepolisian mencatat, sedikitnya sudah dua kali dalam sepekan kasus penjambretan terjadi di Depok. Beberapa waktu lalu, pelakunya bahkan sempat nekat beraksi di depan polisi yang saat itu tengah bertugas di wilayah UI.

Korbannya pun adalah wanita. Modusnya,
pelaku yang mengendarai motor ini merampas handphone saat korbannya yang diboncengi tukang ojek terlalu asyik bermain HP.

"Kami selalu gencar melakukan patroli dan
pengawasan guna mengantisipasi terjadinya tidak kriminalitas. Untuk itu, kami mengimbau pada masyarakat agar tidak mengenakan benda-benda yang justru memancing tindak kejahatan," kata Kapolresta Depok Komisaris Besar Ahmad Subarkah.

Terkait aksi pelaku jambret, Subarkah menegaskan, polisi tidak pernah tinggal diam dan tidak akan mentolerir aksi kejahatan yang membuat resah masyarakat.

"Segera kami tindak lanjuti dengan penyelidikan dan pengembangan," lanjut Subarkah.

===

Selalu waspada ketika sedang di jalan, gaes. Selain itu, hindari perilaku yang bisa memprovokasi kriminalitas seperti memakai perhiasan yg terlalu mencolok, dsb. Main-main hp aja rawan jambret, apalagi mainin hati dan perasaan... *tsaaaahhhh*


source :

m.news.viva.co.id/news/read/597018-habis-begal-terbit-jambret

Tags: ,

0 komentar to this article "modus baru penjamretan (hati-hati)"

Leave a comment